"Hidup ini adalah pilihan.. Pilihlah yang terbaik untuk agamamu.. Allah sayang padamu!"

Celaka or Celike?

Salam and good day!

Imam Abu Daud rahimahullah meriwayatkan dari hadits Abu Darda radhiallahu ‘anhu bahwasannya Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda : “Apabila seorang hamba melaknat sesuatu maka laknat tersebut naik ke langit, lalu tertutuplah pintu-pintu langit. Kemudian laknat itu turun ke bumi, lalu tertutuplah pintu-pintu bumi. Lalu ia mengambil ke kanan dan ke kiri. Apabila ia tidak mendapatkan kelapangan, maka ia kembali kepada orang yang dilaknat jika memang berhak mendapatkan laknat dan jika tidak ia kembali kepada orang yang mengucapkannya.”


AlhamduliLlah hari ni berpeluang mendengar kuliah Ayah Chik di Rusila. Dah lama tak berpeluang pergi, kalau pergi pun kadang-kadang sebab ada program. Kalau tak ada je komitmen lain perlu diutamakan dulu. Awal pagi ni saya dan beberapa sahabat lain membantu Unit Amal Marang menjayakan Jamuan Sambil Menderma. Berapa derma yang mereka peroleh tu tak tanyelah pulak. Tapi memang laku sangat ‘jualan’ pagi ni. Makan nasi minyak lauk gulai daging. Ada acar dan belacan. Nasib baik ada jugak rezeki saya merasa nasi minyak…hehe.


Sebelum sempat kuliah Ayah Chik start, nasi minyak dah habis licin! Nasib lah sape yang mari lambat. Saya berpeluang mendengar kuliah Ayah Chik dengan baik kali ni. Keje tak lah berat sangat, takde lah letih sampai tak mampu beri tumpuan. Antara topic yang paling mendapat perhatian saya berkenaan hukum mencela ni. Mencela seorang mukmin dan makhlukNya termasuk dosa besar. Siapakah kita untuk mencela orang lain? Jangan sesekali mengatakan seseorang tu ahli neraka kerana bukanlah kita yang berhak menghukum. Hanya orang yang disebut oleh Rasulullah s.a.w sahaja yang jelas mengatakan Firaun, Abu Lahab, Abu Jahal adalah ahli neraka. Jangan kita mudah menghukum atau mencela sesuka hati kerana ianya sangat dibenci Allah. Saya sempat search berkenaan hukum mencela ni..


Tsabit bin Adl Dlahhak radhiallahu ‘anhu berkata :
“Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda : ‘Siapa yang melaknat seorang Mukmin maka ia seperti membunuhnya.’ ” (HR. Bukhari dalam Shahihnya 10/464)


Sangat tidak pantas bila ada seseorang yang mengaku dirinya Mukmin namun lisannya terlalu mudah untuk melaknat. Sebenarnya perangai jelek ini bukanlah milik seorang Mukmin, sebagaimana Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :

“Bukanlah seorang Mukmin itu seorang yang suka mencela, tidak pula seorang yang suka melaknat, bukan seorang yang keji dan kotor ucapannya.” (HR. Bukhari dalam Kitabnya Al Adabul Mufrad halaman 116 dari hadits Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu. Hadits ini disebutkan oleh Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi’i hafidhahullah dalam Kitabnya Ash Shahih Al Musnad 2/24)


Dan melaknat itu bukan pula sifatnya orang-orang yang jujur dalam keimanannya (shiddiq), karena Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda : “Tidak pantas bagi seorang shiddiq untuk menjadi seorang yang suka melaknat.” (HR. Muslim no. 2597)


Pada hari kiamat nanti, orang yang suka melaknat tidak akan dimasukkan dalam barisan para saksi yang mempersaksikan bahwa Rasul mereka telah menyampaikan risalah dan juga ia tidak dapat memberi syafaat di sisi Allah guna memintakan ampunan bagi seorang hamba. Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda : “Orang yang suka melaknat itu bukanlah orang yang dapat memberi syafaat dan tidak pula menjadi saksi pada hari kiamat.” (HR. Muslim dalam Shahihnya no. 2598 dari Abi Darda radhiallahu ‘anhu)


Perangai yang buruk ini sangat besar bahayanya bagi pelakunya sendiri. Bila ia melaknat seseorang, sementara orang yang dilaknat itu tidak pantas untuk dilaknat maka laknat itu kembali kepadanya sebagai orang yang mengucapkan.


Ada beberapa hal yang dikecualikan dalam larangan melaknat ini yakni kita boleh melaknat para pelaku maksiat dari kalangan Muslimin namun tidak secara ta’yin (menunjuk langsung dengan menyebut nama atau pelakunya). Tetapi laknat itu ditujukan secara umum, misal kita katakan : “Semoga Allah melaknat para pembegal jalanan itu… .”


Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam sendiri telah melaknat wanita yang menyambung rambut dan wanita yang minta disambungkan rambutnya.


Beliau juga melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki dan masih banyak lagi. Berikut ini kami sebutkan beberapa haditsnya : “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam melaknat wanita yang menyambung rambutnya (dengan rambut palsu/konde) dan wanita yang minta disambungkan rambutnya.” (HR. Bukhari dan Muslim dalam Shahih keduanya)


Beliau Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam mengabarkan :
“Allah melaknat wanita yang membuat tato, wanita yang minta dibuatkan tato, wanita yang mencabut alisnya, wanita yang minta dicabutkan alisnya, dan melaknat wanita yang mengikir giginya untuk tujuan memperindahnya, wanita yang merubah ciptaan Allah Azza wa Jalla.” (HR. Bukhari dan Muslim dari shahabat Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu)


“Allah melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki.” (HR. Bukhari dalam Shahihnya)


Dibolehkan juga melaknat orang kafir yang sudah meninggal dengan menyebut namanya untuk menerangkan keadaannya kepada manusia dan untuk maslahat syar’iyah. Adapun jika tidak ada maslahat syar’iyah maka tidak boleh karena Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda : “Janganlah kalian mencaci orang-orang yang telah meninggal karena mereka telah sampai/menemui (balasan dari) apa yang dulunya mereka perbuat.” (HR. Bukhari dalam Shahihnya dari hadits ‘Aisyah radhiallahu ‘anha)


Setelah kita mengetahui buruknya perangai ini dan ancaman serta bahayanya yang bakal diterima oleh pengucapnya, maka hendaklah kita bertakwa kepada Allah Ta’ala. Janganlah kita membiasakan lisan kita untuk melaknat karena kebencian dan ketidaksenangan pada seseorang. Kita bertakwa kepada Allah Ta’ala dengan menjaga dan membersihkan lisan kita dari ucapan yang tidak pantas dan kita basahi selalu dengan kalimat thayyibah. Wallahu a’lam bis shawwab.



Sumber: http://salafy.or.id Penulis : Ummu Ishaq Al Atsariyah
Judul: Menjaga Lisan dari Mengutuk/Melaknat


p/s: teringat masa muktamar baru-baru ni, Ayah Chik marah sesetengah perwakilan yang buat statement ‘Rosmah suami kepada Najib’. Iya, frasa tu jelas untuk mengutuk dan menerangkan queen control Rosmah. Namun bagi Ayah Chik, tiada gunanya perkataan begitu. Sia-sia sahaja. Apa yang kita tentang adalah kejahatan dan kemungkaran yang mereka lakukan. Namun jangan sesekali menjatuhkan maruah musuh yang menjadikan mad’u yang ingin mengenali Islam semakin jauh dari Islam kerana tindakan kurang cerdik dan emosi kita. SubhanaLlah, indahnya Islam jika kita semua hayati sebaik-baiknya. Betapa adab yang diajar kepada kita menjadikan kita sentiasa dipandang mulia dengan Islam kita. SubhanaLlah.
Celaka maksudnya sial lah, celike pulak loghat ganu. Biasa orang kelaut guna perkataan celike ni untuk merujuk malas. Betul kot sebab tanye ayah..hehe.




Read More......

EastEnders defends 'Koran slamming'


EastEnders defends 'Koran slamming'
Fri 23 Jul 12:50 AM. By Press Association
Top of Form

Buzz Up!

Bottom of Form
EastEnders bosses have defended a scene in which a Muslim character slammed down a copy of the Koran after complaints from viewers.

The BBC has heard from a number of viewers who were upset by the incident, which was screened earlier this week.

Fans have watched gay Syed Masood, played by Marc Elliott, struggle with his love for Christian Clarke (John Partridge) in the face of disapproval from his devout family.

Syed was seen to drop the religious text in frustration.

The BBC responded, saying it had not intended to cause offence, merely to demonstrate Syed's "utter confusion".

In a statement, it said: "As regular viewers will know, Syed has been struggling to come to terms with his sexuality for some time now. Desperate not to lose his family, Syed is trying to suppress his homosexuality and has vowed to read and learn from the Koran in an attempt to re-connect with his Muslim faith, hoping that this will help him in his quest.

"Feeling unable to reconcile his feelings for another man with his religious beliefs, Syed slams down the Koran in frustration.

"It was not intended to be a disrespectful act, rather a totally spontaneous one, symbolic of Syed's utter confusion and frustration at what feels like an impossible situation. "It wasn't our intention to cause any offence." The BBC would not say how many complaints had been received.


Moral:-
1. Manusia akan mencari sebab untuk mengelak dari hukum Allah apabila 'tidak kena' dengan selera atau kehendak nafsu.


2. "Umat Islam ibarat buih-buih di lautan di akhir zaman." Islam hanya pada nama, bukan pada batinnya. Tindak tanduk tidak menggambarkan identiti sebagai Muslim yang sebenar. Ramainya umat Islam, namun bagaimana dengan kualiti..?


3. Hanya hukum Allah yang mampu selamatkan manusia dari kejahilan dan keburukan.


4. Musuh Islam pandai mengubah pemikiran umat Islam dengan cara ‘sopan’ begini. Umat Islam akan bangkit jika diserang secara terang-terangan.


5. Ilmu dan iman. Tiada bandingan dengan harta dunia. Dengan ilmu manusia mampu berfikir, dengan iman mampu mengawal manusia terjerumus ke lembah hina.


6. Nantikanlah balasan cash dari Allah di dunia, atau ditunda di Akhirat kelak bagi sesiapa yang sengaja menolak hukumNya...



http://uk.tv.yahoo.com/22072010/19/eastenders-defends-koran-slamming.html

Read More......

Ladies Safety

Hold your car key with the hard key pointed out from your finger.

When a suspecious person following you to the car ... and you do not know what to do...just pretend you gonna take the car key out to drive out, hold the key like the picture shown in above..



When the stranger start his action to snatch your bag....



You just swing you arm with the key on his face..... then RUN!!!!!




p/s: Malang tidak berbau... Kepada kaum hawa, sentiasa berwaspada berada di mana-mana pun. Jangan mudah percaya dan selesa dengan keadaan sekeliling. Dan lagi, percayalah pada gerak hati kita... Jika berasa sesuatu yang merunsingkan cepat-cepat ambil tindakan. Pesanan ini ditujukan terutamanya kepada saya dan semua..


Tak peliklah kalau beg tangan orang perempuan ni besar dan berat. Macam-macam ada, macam beg Doraemon. Kalau ibu, dalam beg ada botol susu, pampers anak, tisu,dll. Memang cantik dah ciptaan Allah. Orang pompuan ni selalu fikir benda-benda kecik..sebab 9/10 dari akal yang Allah cipta adalah nafsu.


Macam-macam benda kene pikir. Contoh saya dulu sebelum ada kereta ni, selalu 'travel' naik bas. Pisau lipat or benda tajam selalu ada dalam beg. Kalau tak bawak benda-benda tu macam semacam je..:) Sebab tu sampai sekarang beg tangan saya tak pernah kecik, besar sokmo..huhu. Pen, pensil, planner, buku nota, kerongsang, pengetip kuku, jarum, benang, dll lengkap ada..


Persediaan physically memang kene ada. Yang paling penting, doa sebelum memulakan sesuatu perjalanan samada dekat atau jauh. Macam ayah saya, dah jadi amalan sebelum melangkah tanah akan baca doa dan ayatul kursi. Selepas selesai baru lah turun. Peringatan untuk saya juga sebenarnya..


Oklah, selamat mencuba dan jagalah diri kita kerana kita lah yang akan bertanggungjawab ke atas diri sendiri..!

Read More......

Adolf Hitler

Salam and good day!




Adolf Hitler Pro Islam

Apa yang bakal anda baca ini ialah sebuah email yang saya terima dari seorang kawan dari Arab Saudi…saya terjemahkan ke dalam Bahasa Melayu dan saya kongsi bersama anda semua…


Penghormatanku kepada lelaki agung, Adolf Hitler, semoga ada sepertinya di zaman ini…



Aku berbual dengan seorang ahli keluarga yang sedang menamatkan tesis PhD beliau dan aku amat terperanjat apabila beliau nyatakan tesis beliau berkaitan Adolf Hitler, pemimpin Nazi. Maka aku katakan “Takkan dah habis semua tokoh Islam di dunia ini sampai kamu memilih si bodoh ini dijadikan tajuk?”

Beliau ketawa lalu bertanya apa yang aku ketahui tentang Hitler.


Aku lalu menjawab bahawa Hitler seorang pembunuh yang membunuh secara berleluasa dan meletakkan German mengatasi segala-galanya… lalu dia bertanya dari mana sumber aku. Aku menjawab sumberku dari TV pastinya.


Lalu dia berkata : ” Baiklah, pihak British telah melakukan lebih dahsyat dari itu…pihak Jepun semasa zaman Emperor mereka juga sama…tapi kenapa dunia hanya menghukum Hitler dan meletakkan kesalahan malahan memburukkan nama Nazi seolah-olah Nazi masih wujud hari ini sedangkan mereka melupakan kesalahan pihak British kepada Scotland, pihak Jepun kepada dunia Asia dan pihak Afrika Selatan kepada kaum kulit hitam mereka?”


Aku lantas meminta jawapan dari beliau.
Beliau menyambung :
“Ada dua sebab”


1. Prinsip Hitler berkaitan Yahudi, Zionisme dan penubuhan negara Israel. Hitler telah melancarkan Holocaust untuk menghapuskan Yahudi kerana beranggapan Yahudi akan menjahanamkan dunia pada suatu hari nanti.


2. Prinsip Hitler berkaitan Islam. Hitler telah belajar sejarah kerajaan terdahulu dan umat yang lampau, dan beliau telah menyatakan bahawa ada tiga tamadun yang terkuat, iaitu Parsi, Rome dan Arab. Ketiga-tiga tamadun ini telah menguasai dunia satu ketika dulu dan Parsi serta Rome telah mengembangkan tamadun mereka hingga hari ini, manakala Arab pula lebih kepada persengketaan sesama mereka sahaja.


Beliau melihat ini sebagai satu masalah kerana Arab akan merosakkan Tamadun Islam yang beliau telah lihat begitu hebat satu ketika dulu.


Atas rasa kagum beliau pada Tamadun Islam, beliau telah mencetak risalah berkaitan Islam dan diedarkan kepada tentera Nazi semasa perang, walaupun kepada tentera yang bukan Islam.


Beliau juga telah meberi peluang kepada tentera German yang beragama Islam untuk menunaikan solat ketika masuk waktu di mana jua…bahkan tentera German pernah bersolat di dataran Berlin dan Hitler ketika itu menunggu sehingga mereka tamat solat jemaah untuk menyampaikan ucapan beliau…








Hitler juga sering bertemu dengan para Ulamak dan meminta pendapat mereka serta belajar dari mereka tentang agama dan kisah para sahabat dalam mentadbir…



Hitler bersama Syeikh Amin Al-Husainiy



Beliau juga meminta para Sheikh untuk mendampingi tentera beliau bagi mendoakan mereka yang bukan Islam dan memberi semangat kepada yang beragama Islam untuk membunuh Yahudi…










Seorang tentera Nazi melekatkan gambar Mufti Al-Quds


Semua maklumat ini ialah hasil kajian sejarah yang dilakukan oleh saudara aku untuk tesis PhD beliau dan beliau meminta aku tidak menokok tambah apa-apa supaya tidak menyusahkan beliau untuk membentangkannya nanti.


Beliau tidak mahu aku campurkan bahan dari internet kerana aku bukan pakar bidang sejarah. Tetapi gambar-gambar yang ada di sini sudah lama tersebar dan semua orang boleh melihatnya di internet.


Aku juga sedaya upaya mencari maklumat tambahan di internet dan berjumpa beberapa perkara :


1: Pengaruh Al-Quran di dalam ucapan Hitler.Ketika tentera Nazi tiba di Moscow, Hitler berhajat menyampaikan ucapan. Dia memerintahkan penasihat-penasihat nya untuk mencari kata-kata pembukaan yang hebat tak kira dari kitab agama, kata-kata ahli falsafah ataupun dari bait syair. Seorang sasterawan Iraq yang bermastautin di German mencadangkan ayat Al-Quran :

(اقتربت الساعة وانشق القمر)

bermaksud : Telah hampir Hari Kiamat dan bulan akan terbelah…

Hitler berasa kagum dengan ayat ini dan menggunakannya sebagai kalam pembukaan dan isi kandungan ucapan beliau. Memang para ahli tafsir menghuraikan bahawa ayat tersebut bermaksud kehebatan, kekuatan dan memberi maksud yang mendalam.


Perkara ini dinyatakan oleh Hitler di dalam buku beliau Mein Kampf yang ditulis di dalam penjara bahawa banyak aspek tindakan beliau berdasarkan ayat Al-Quran, khususnya yang berkaitan tindakan beliau ke atas Yahudi…


2. Hitler bersumpah dengan nama Allah yang Maha Besar
Hitler telah memasukkan sumpah dengan nama Allah yang Maha Besar di dalam ikrar ketua tenteranya yang akan tamat belajar di akademi tentera German.


” Aku bersumpah dengan nama Allah (Tuhan) yang Maha Besar dan ini ialah sumpah suci ku,bahawa aku akan mentaati semua perintah ketua tentera German dan pemimpinnya Adolf Hitler, pemimpin bersenjata tertinggi, bahawa aku akan sentiasa bersedia untuk berkorban dengan nyawaku pada bila-bila waktu demi pemimpin ku”


3. Hitler telah enggan meminum beer (arak) pada ketika beliau gementar semasa keadaan German yang agak goyah dan bermasalah. Ketika itu para doktor mencadangkan beliau minum beer sebagai ubat dan beliau enggan, sambil mangatakan
” Bagaimana anda ingin suruh seseorang itu minum arak untuk tujuan perubatan sedangkan beliau tidak pernah seumur hidupnya menyentuh arak?”


Ya, Hitler tidak pernah menjamah arak sepanjang hayat beliau…minuman kebiasaan beliau ialah teh menggunakan uncang khas…


Bukanlah tujuan penulisan ini untuk membela apa yang dilakukan oleh Hitler, tetapi ianya bertujuan untuk menyingkap apa yang disembunyikan oleh pihak Barat. Semoga kita semua beroleh manfaat.





Read More......

5 Hari Bujang...





Kuetiaw Bandung Special...


Yang special sebab masak sendiri..:)



Salam and good day!


Hari ni hari kedua saya ditinggalkan keseorangan..huhu. Kelmarin saya hantar abah, mama dan adik naik bas pergi KL untuk rawatan susulan mama di IJN. Sebelum ni, ada adik lain yang tinggal tapi semua dah melanjutkan pelajaran. Kali ni takde mood nak menumpang rumah mak sedara. Entah lah..ada sebab-sebab tertentu kot yang membuatkan saya lebih suka menyendiri kali ini.



Begini lah keadaan saya...apabila menghadapi sesuatu masalah, saya lebih suka menyendiri dan memikirkan jalan penyelesaiannya. Apabila menumpang rumah orang ni, walaupun rumah saudara sendiri lain situasinya..Lagipun, bila duduk rumah orang ni macam-macam kene entertain.. makin serabut kepala pulak jadinya.. Sebab itulah ada masanya kita memerlukan masa untuk bersendirian. Maaf lah pada sesiapa yang berasa tersisih atau tersinggung dengan perbuatan saya ini...



Bila duk sorang ni, kene pikir nak masak makanan la pulak... Saya bukan jenis suka makan di luar.. Saya sanggup bersusah payah masak di rumah, bawa bekal nak pergi kerja.. Bagi saya semua itu satu kepuasan (satisfaction). Lagipun tidak ekonomi selalu berbelanja di luar.. Saya suka berjimat-cermat.. sebab banyak lagi keperluan duit kita untuk disalurkan ke tempat yang lebih berfaedah dan bermanfaat. Semalam tak makan nasi pun, masak kuetiaw bandung special untuk makan malam... hari ni pulak, sarapan kuetiaw bandung semalam, petang makan roti dan malam makan nasi lauk telur dadar campur.. AlhamduliLlah, simple-simple pun yang penting kenyang!



Dalam 2 hari ni banyak jugak kerja-kerja dapat di settle kan..AlhamduliLlah. Saya memang fully-utilised masa yang ada untuk mengisi masa senggang... Tak terasa sangat masa berlalu begitu sahaja...



Moga Allah permudahkan urusan keluarga saya sepanjang berada di KL InsyaAllah. Moga mereka selamat pergi dan selamat pulang.. Moga Allah sejahterakan juga urusan dan keselamatan saya di sini...InsyaAllah. Banyak lagi amanah dan kerja menanti esok dan seterusnya. Gunakan masa yang ada untuk mendekatiNya.. Sesungguhnya segala masalah dan bebanan yang kita terima menandakan Allah sayang pada kita...dan peringatan serta teguran lembut kepada kita supaya tidak lalai padaNya.. insyaAllah akan saya ingat selamanya...Fighting!


Read More......

Ramalan Si Paul...

Salam and good day!

Piala Dunia dah tamat... seluruh dunia merasakan 'kehangitan' nya. Saya bukannya peminat bola sepak sangat pun, tapi tahu jugaklah sedikit sebanyak perkembangan Piala Dunia ni..

Gembira sangat pasukan Sepanyol menang. Begitu sukarnya untuk mencapai kejayaan, akhirnya usaha demi usaha yang dilakukan membuahkan hasilnya.

Selain itu, Paul si sotong yang terkenal turut menjadi perhatian. Ramalanku benar belaka!..hehe. Sebagai Muslim memang syirik untuk mempercayainya.. Tapi sebagai hiburan saje lah. Pelajar saya pun ada yang terpengaruh.. sempat jugaklah saya 'brainwash' balik pemikiran diorang.

Namun, ada sesuatu yang menarik untuk kita fikirkan...hehe

InsyaAllah... inilah pilihan Paul si sotong..baru lah betul

betul..betul..betul..

Read More......

Welcome aboard Fly Air Janazah

Salam and good day!

Welcome aboard Fly Air Janazah

  • When we are leaving this world for the next one, it shall be like a trip to another country.Where details of that country won't be found in glamorous travel brochures but in the Holy Qura'an and the Hadiths.

  • Where our plane won't be Indian Air Lines, British Airways, Gulf Air or Emirates but Air Janazah.

  • Where our luggage won't be the allowed 30 Kgs but our deeds no matter how heavy they weigh.You don't pay for excess luggage. They are carried free of charge, with your Creator's compliment.

  • Where our dress won't be a Pierre Cardin suit or the like but the white cotton shroud.

  • Where our perfume won't be Channel, Paco Rabane, but the camphor and attar.Where our passports won't be Indian, British, French or American but Al Islam.

  • Where our visa won't be the 6 months leave to stay or else but the "La Illaha Illallah".

  • Where the airhostess won't be a gorgeous female but Isra'iil and its like.Where the in-flight services won't be 1st class or economy but a piece of beautifully scented or foul smelling cloth.

  • Where our place of destination won't be Heathrow Terminal 1 or Jeddah International Terminal but the last Terminal Graveyard.

  • Where our waiting lounge won't be nice carpeted and air-conditioned rooms but the 6 feet deep gloomy Qabar.

  • Where the Immigration Officer won't be His Majesty's officers but Munkar and Nakeer. They only check out whether you deserve the place you yearn to go.

  • Where there is no need for Customs Officers or detectors. Where the transit airport will be Al Barzakh.

  • Where our final place of destination will be either the Garden under which rivers flow or the Hellfire. This trip does not come with a price tag. It is free of charge, So your savings would not come handy.

  • This flight can never be hijacked so do not worry about terrorists.

  • Food won't be served on this flight so do not worry about your allergies or whether the food is Halal.

  • Do not worry about legroom; you won't need it, as our legs will become things of the past.

  • Do not worry about delays.This flight is always punctual. It arrives and leaves on time.

  • Do not worry about the in-flight entertainment program because you would have lost all your sense of joy.

  • Do not worry about booking this trip, it has already been booked (return) the day you became a foetus in your mother's womb.

Ah! At last good news! Do not worry about who will be sitting next to you. You will have the luxury of being the only passenger. So enjoy it while you can.

If only you can! One small snag though, this trip comes with no warning.

Are you prepared??? .....you better be! Please spread the truth and Insha-Allah our Muslim brothers & sisters will understand and practice the guiding principles, whatever way they can afford to uphold our believe of our religion Islam in this world and in the hereafter.


Read More......